Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Juni 2013

Kunjungan Sister City DPRD DKI Jakarta ke Tiga Negara

Kunjungan Sister City DPRD DKI Jakarta ke Tiga Negara

DPRD DKI Jakarta kembali menjadi sorotan publik. Seusai menggulirkan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, publik kembali menyorot rencana kunjungan kerja DPRD DKI ke lima kota sister city di tiga negara. Apa sih kunjungan sister city?

Menurut Sekretaris DPRD DKI Manggar Pardede, kunjungan ke sister city merupakan kunjungan balasan. Secara etika, DPRD DKI bisa melakukan kunjungan kerja ke kota yang anggota dewannya pernah melakukan kunjungan kerja ke Jakarta.

"Ini tata pergaulan anggota dewan internasional. Seperti kita, kalau saya silaturahim ke rumah orang, masak orang enggak berniat silaturahim ke saya," ujar Manggar saat ditemui wartawan di Gedung DPRD DKI, Senin (3/6/2013) pagi.

Manggar menjelaskan, DPRD DKI telah empat tahun absen melakukan kunjungan kerja kesister city, meski anggota dewan dari kota lain sering melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta. Tahun 2012, DPRD DKI pun kembali menerima kunjungan kerja dari tiga kota di tiga negara, yaitu Seoul (Korea Selatan), Beijing (China), dan Houston (Amerika Serikat).

Namun sayang, tidak satu pun kota itu dibalaskunjungi oleh DPRD DKI, meski DPRD telah menganggarkan Rp 700 juta. Tahun 2013, lanjut Manggar, DPRD kembali menerima kunjungan dari Los Angeles dan New York. Namun, hingga saat ini belum ada perintah dari pimpinan dewan untuk melaksanakannya.

"Kita anggarkan Rp 1,812 miliar, tapi sampai saat ini pimpinan dewan belum perintah konkret untuk melakukan kunjungan balasan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD DKI Jakarta akan melakukan kunjungan kerja ke lima kota sister city yang akan menghabiskan Rp 1,812 miliar. Mekanisme kunjungannya, DPRD masih menunggu persetujuan dewan pimpinan, dan akan disusun mekanisme terperinci setelah dewan pimpinan menyetujui.

Jumat, 31 Mei 2013

Malaysia Tertarik Pada Pesawat Buatan Indonesia CN295

Pesawat Buatan Indonesia CN295
Kuala Lumpur (Berita Nusantara) - Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pemerintah Malaysia mempunyai minat yang besar terhadap pesawat angkut jenis CN295 buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) mengingat pesawat ini sangat bersaing terutama di regional Asean.

"Kehadiran Panglima angkatan udara, pilot, perwira lainnya termasuk dari pihak kepolisian Malaysia menunjukkan mereka mempunyai minat yang besar untuk mengadakan observasi terhadap pesawat CN295," kata Sjafrie disela-sela penerbangan promosi pesawat angkut militer CN295 di Bandara Subang, Malaysia, Jumat.

Sebelumnya, kata Sjafrie, dia sudah bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan Malaysia yang merespon positif untuk melakukan observasi terhadap pesawat CN295.

"Ini merupakan langkah awal yang baik untuk hubungan dua negara bertetangga sesama Asean," ungkapnya.

Wamenham tidak bisa memastikan berapa banyak CN295 yang diminati oleh Malaysia, namun tentunya itu tergantung dari kebutuhan dan kemampuan pendanaannya.

Selain Malaysia, lanjut Sjafrie, negara-negara Asean yang dikunjungi seperti Filipina, Brunei Darussalam, Thailand dan Myanmar memberikan respon positif terhadap pesawat yang beberapa bagiannya telah dibuat di dalam negeri.

"Dari perjalanan saya ke sejumlah negara Asean mereka memberi respon positif. Di Filipina kita juga ikut dalam tender terbatas, di Thailand, Myanmar ataupun Vietnam potensinya juga bagus," ungkap dia.

Mengenai pendanaan, kata Sjafrie, bukan merupakan halangan sebab PT DI memiliki kemampuan yang baik di bidangnya sehingga perbankan siap untuk mendukung pendanaannya.

"Soal dana bukanlah sulit sebab kapasitas PT DI cukup bagus, bahkan produknya tembus pasar dunia. Seperti bagian sayap pesawat buatan PT DI ini juga telah diekspor ke Sevilla, Spanyol serta ke 14 negara," kata Sjafrie.

Sementara itu, Direktur Utama PT DI Budi Santoso menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus untuk memenuhi permintaan TNI dan setelah itu baru untuk konsumen mancanegara.

"Diharapkan setahun ini, permintaan TNI itu bisa diselesaikan dan selanjutnya untuk memenuhi permintaan negara tetangga," kata Budi dengan menjelaskan PT DI mampu membuat pesawat CN235 dan CN295 sekitar 6 sampai 12 pesawat per tahun.

Ia menjelaskan Malaysia telah memiliki delapan pesawat CN235 yakni enam pesawat pengangkut militer dan dua untuk VIP.

"Sudah lama Malaysia memiliki pesawat CN235 dan masih terawat dengan baik," ungkapnya.

Dalam promosi CN295 di Bandara Subang itu tampak hadir Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno beserta jajarannya, Panglima Tentara Udara Malaysia Dato Rodzali Bin Daud, Duta Besar Spanyol untuk Malaysia serta sejumlah pilot dan pejabat kepolisian setempat.

Orang Cina Mewakili Partai Islam Se-Malaysia

Orang Cina Mewakili Partai Islam Se-Malaysia
DAP diwakili Melayu Muslim
BERITA NUSANTARA - Partai Islam Se-Malaysia (PAS) mengajukan seorang keturunan Cina non-Muslim sebagai calon anggota parlemen. Ini merupakan salah satu pencalonan lintas etnik dan agama oleh partai politik dalam pemilihan umum Malaysia kali ini.

Calon yang diajukan PAS adalah Hu Pang Chaw untuk daerah pemilihan Ayer Hitam di Johor Baru.

Inilah untuk pertama kalinya PAS mencalonkan anggota parlemen dari kalangan non-Muslim.

"Kami ingin membuktikan bahwa perjuangan PAS adalah suatu perjuangan berlandasaskan Islam yang sebenarnya, yang bisa mengangkat kesejahteraan, keadilan, harmoni dan kebajikan untuk semua," kata Hu Pang Chaw kepada BBC Indonesia.

"Ini membuktikan bahwa tokoh-tokoh non-Muslim dapat diterima untuk mewakili PAS," tambahnya.


Pertanda bagus

Dalam kampanye di daerah pemilihannya Ayer Hitam minggu terahir April lalu, Hu Pang Chaw didampingi rombongan yang terdiri antara lain lima wanita Melayu berjilbab.

Seorang warga Cina di sana, Tang Ah Lok, 63, mengatakan, "Inilah untuk pertama kalinya saya lihat warga Muslim mendukung secara terbuka calon Cina beragama Kristen."

"Ini pertanda bagus dan menunjukkan gelombang baru pemimpin," kata Tang Ah Lok dalam bahasa Mandarin kepada harian the Straits Times.

Hu Pang Chaw sendiri mengatakan selama kampanye, ia juga mendapatkan banyak dukungan dari pemilih Cina.

"Masyarakat Cina telah mengambil contoh apa yang telah dilakukan PAS di Kelantan, bahwa mereka bisa adil kepada semua kelompok," kata Hu lagi kepada BBC Indonesia.

Kelantan merupakan salah satu daerah yang dimenangkan oleh Partai Islam Se-Malaysia ini.

Ketua Pemuda PAS untuk wilayah Kuala Lumpur, Kamaruzaman Mohamad, menyatakan dicalonkannya Hu Pang Chaw merupakan "pertanda bahwa perjuangan PAS walaupun atas nama agama, tetap dapat diterima baik oleh penganut bukan agama Islam."

Hu Pang Chaw saat melakukan kampanye di Ayer Hitam, Johor Baru.

Bukan hanya PAS yang mengajukan calon dari lintas ras dan agama.

Partai Tindakan Demokrasi, DAP -partai sekuler dengan sebagaian besar pemilih warga Malaysia keturunan Cina- memilih Mahdzir Ibrahim sebagai salah satu calon mereka.

DAP dan PAS termasuk bagian dari partai oposisi bersama Partai Keadilan yang tergabung dalam Pakatan Rakyat, kelompok oposisi pimpinan Anwar Ibrahim yang menghadapi koalisi yang memerintah, Barisan Nasional dalam pemilihan umum Malaysia.

Kecenderungan menarik calon dari lintas etnik dan agama ini dilakukan untuk menarik suara dari berbagai kelompok dan agama, kata Ahmad Nidzamuddin Sulaiman, dosen pusat kajian etnik, Fakultas Ilmu Politik, Universiti Kebangsaan Malaysia.


Rentan pecah

"Saya kira hal ini (langkah menarik calon dari kelompok agama dan ras lain) bisa menarik suara (pemilih). Ini bisa terlihat dari dukungan yang diberikan," kata Nidzam kepada BBC Indonesia.

"Misalnya di rumah orang Cina ada bendera PAS dan di kampung Melayu ada bendera DAP. Saya rasa dalam pemilu kali ini, partai-partai itu dapat menarik suara dari berbagai kelompok."

"Mereka mengurangi sentimen etnik demi kerja sama untuk mendapatkan dukungan dari berbagai kelompok," tambah Nidzam.

Tetapi Nidzam menyatakan isu besar seperti agama masih dapat menimbulkan perselisihan di kemudian hari.

"Dalam sejumlah hal seperti budaya dan pendidikan berjalan dengan baik kerjasama selama ini, namun isu agama, seperti pemerintahan dengan hukum Islam yang diangkap PAS dapat menjadi sumber perselisihan PAS dengan DAP misalnya," kata Nidzam.

Nidzam mengatakan terbaginya masyarakat Malaysia dari sisi etnik, budaya dan agama yang tercermin dari sisi politik masih tetap akan sulit untuk dihapus terutama di kalangan akar rumput.

"Di kalangan masyarakat awam, (terbaginya masyarakat) tidak semudah itu dihilangkan. Sentimen tetap ada."

"Jadi bila ada satu kasus, tidak mengherankan suatu saat nanti akan meletup (pecah) lagi ketegangan antar etnis lagi," kata Nidzam.

Pengguna Internet di Dunia Mencapai 2,4 Miliar

Pengguna Internet di Dunia Mencapai 2,4 Miliar

BERITA NUSANTARA - Populasi pengguna internet di dunia terus saja meningkat. Kini, jumlahnya sudah menyentuh angka yang luar biasa besar.

Dalam ajang D11 Conference yang diadakan oleh situs AllThingsD, Mary Meeker yang berasal dari firma Kleiner Perkins Caufield & Byers Meeker, mengungkapkan bahwa pengguna internet di seluruh dunia telah menyentuh angka 2,4 miliar orang. Angka tersebut meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya.

Meski mencapai angka yang luar biasa besar, jumlah tersebut hanya mencakup 34 persen populasi dunia.

Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak dengan 55 juta orang. Nilai tersebut mengalami peningkatan 58 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Walaupun begitu, tingkat penetrasinya tidaklah terlalu besar, yaitu hanya 23 persen.

Negara dengan tingkat penetrasi internet tertinggi dipegang oleh Amerika Serikat. Dengan jumlah pengguna sebanyak 244 juta jiwa, tingkat penetrasi di negara tersebut mencapai 78 persen.

Penggunaan internet dari perangkat mobile juga terus meningkat drastis. Menurut Meeker, pengguna internet dari perangkat mobile hanyalah 0,9 persen dari keseluruhan lalu lintas internet di Mei 2009. Setahun sesudahnya, persentase tersebut meningkat hingga 2,4 persen.

Di Mei 2013, pengguna internet mobile global sudah menyentuh angka 15 persen dan akan melonjak hingga 30 persen pada akhir tahun 2014.

Filipina Tawarkan Lahan 12.000 Ha untuk BUMN RI

Filipina Tawarkan Lahan 12.000 Ha untuk BUMN RI

BERITA NUSANTARA, JAKARTA - Pemerintah Filipina menawarkan lahan seluas 12.000 hektare di Pulau Mindanau untuk dikembangkan menjadi perkebunan kelapa sawit oleh BUMN Indonesia.

Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi menuturkan tawaran itu disampaikan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan saat breakfast meeting bersama sejumlah menteri FIlipina, yaitu Wakil Menteri Politik dan Menteri Luar Negeri Philipina Evan P. Garcia, Menteri Keuangan Cesar V. Purisima serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan Gregory L. Domingo.

"Itu salah satu tawaran yang diberikan Filipina kepada Indonesia, bahwa BUMN bisa mengembangkan kebun kelapa sawit dengan luas hingga 12.000 hektare," ujarnya Jumat (31/5/2013).

Sejauh ini BUMN memiliki 14 perusahaan perkebunan, dan dari jumlah itu ada beberapa yang menggarap perkebunan kelapa sawit. Beberapa perusahaan yang memiliki kebun kelapa sawit berskala besar di antaranya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, III, IV, VII, XIII dan XIV.

Selain kerja sama dalam perkebunan, Kementerian BUMN juga menyetujui untuk melakukan pertukaran karyawan bank syariah dari masing-masing BUMN Indonesia dan Filipina.